Gaya HidupHeadline

Forum Future Beauty Talk 4.0 Dorong Inovasi Kecantikan Berbasis Biotech dan Biodiversitas Indonesia

Pada penyelenggaraan tahun ini, Martha Tilaar Group melalui PT Cedefindo menghadirkan inisiatif baru berupa pemberian apresiasi kepada brand dan distributor yang berkomitmen mengembangkan produk dengan memanfaatkan bahan baku lokal Indonesia.

BISNISJAKARTA.co.id — Industri kecantikan global tengah memasuki fase baru yang ditandai oleh percepatan inovasi berbasis sains, perubahan perilaku konsumen, serta meningkatnya perhatian terhadap transparansi dan keberlanjutan. Menyikapi dinamika tersebut, Martha Tilaar Group melalui anak usahanya, PT Cedefindo, kembali menghadirkan forum tahunan Future Beauty Talk (FBT) 4.0 dengan tema “Beauty Reimagined: Biotech, Wellness & The Next Cosmetic Frontier.”

Acara ini menghadirkan Dr. Kilala Tilaar, President Director PT Cedefindo sekaligus CEO Martha Tilaar Group, sebagai keynote speaker, bersama Maily, Head of Research & Innovation Martha Tilaar Innovation Centre (MTIC), serta Stacey Fraser, Product Development Expert dari University of Canterbury, Selandia Baru, yang akan berbagi perspektif dari sisi riset, inovasi, dan pengembangan produk global.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Martha Tilaar Group melalui PT Cedefindo menghadirkan inisiatif baru berupa pemberian apresiasi kepada brand dan distributor yang berkomitmen mengembangkan produk dengan memanfaatkan bahan baku lokal Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan kekayaan alam sekaligus memperkuat daya saing nasional.

Perubahan lanskap industri tidak terlepas dari pergeseran perilaku konsumen, khususnya generasi Gen Z yang semakin kritis dan berbasis nilai. Kecantikan kini tidak lagi semata soal tampilan, tetapi juga mencakup aspek kesehatan, keamanan bahan, keberlanjutan, serta identitas produk.

Sejalan dengan itu, tren terus berevolusi dari natural beauty menuju ethical beauty yang menekankan tanggung jawab terhadap lingkungan. Dalam konteks ini, Indonesia memiliki posisi strategis berkat kekayaan biodiversitasnya, yang membuka peluang besar bagi pengembangan bahan baku kosmetik natural yang berdaya saing global.

Martha Tilaar Group melalui Martha Tilaar Innovation Centre (MTIC) secara konsisten melakukan riset berbasis biodiversitas melalui aktivitas bioprospeksi berkelanjutan. Upaya ini menghasilkan berbagai inovasi bahan baku natural yang terstandardisasi dalam koleksi ekstrak Berto Biotech Industry, yang relevan dengan kebutuhan industri dan telah melalui pembuktian ilmiah untuk memastikan keamanan serta manfaatnya.

Pengujian tersebut didukung oleh laboratorium CosEv Pro yang terakreditasi, dengan metode tervalidasi yang mengacu pada Good Clinical Practice (GCP), sehingga setiap klaim memiliki dasar ilmiah yang kuat.

Di tingkat global, perkembangan juga ditandai dengan pendekatan yang semakin holistik, seperti longevity science, neurocosmetics, serta meningkatnya tuntutan terhadap praktik keberlanjutan, termasuk penggunaan bahan upcycled dan transparansi rantai pasok. Pendekatan skinification pada perawatan rambut serta inovasi tekstur ringan dengan invisible finish menunjukkan bahwa pengalaman penggunaan kini menjadi sama pentingnya dengan hasil akhir.

Pemanfaatan bioteknologi, seperti bio-fermentasi, exosome, dan bahan aktif biomimetik, turut memperkuat kemampuan dalam menghadirkan produk yang lebih efektif, aman, dan ramah lingkungan.

Meski peluang terbuka luas, tantangan tetap ada, mulai dari kebutuhan investasi riset, dinamika regulasi, hingga kesiapan pelaku industri dalam mengadopsi teknologi baru. Karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Dalam ekosistem tersebut, PT Cedefindo hadir sebagai salah satu contract manufacturer terkemuka di Indonesia dengan spesialisasi pada produk makeup, personal care, parfum, aerosol, hingga herbal. Didukung tim ahli dan fasilitas berstandar tinggi, PT Cedefindo memberikan pendampingan menyeluruh mulai dari tren hingga pengembangan formula. Seluruh produk yang dihasilkan telah melalui uji efikasi dan keamanan untuk memastikan kualitas yang terjaga.

Dr. Kilala Tilaar menyampaikan, melalui Future Beauty Talk 4.0, kami ingin menghadirkan perspektif global yang relevan sekaligus mendorong pelaku industri kecantikan Indonesia untuk terus berinovasi dan adaptif terhadap perubahan. “Ke depan, industri ini tidak hanya berbicara tentang produk, tetapi juga tentang sains, keberlanjutan, dan bagaimana memahami kebutuhan konsumen secara lebih holistik,” ujarnya.

Melalui forum ini, Martha Tilaar Group dan PT Cedefindo menegaskan komitmennya dalam mendorong kolaborasi lintas sektor guna memperkuat ekosistem dan daya saing industri kecantikan Indonesia di masa depan.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button